Rakatalenta.Com™, Pernikahan bukanlah sesuatu yang mudah untuk dijalani. Tidak hanya cinta
yang bisa memperkokoh sebuah pernikahan, tapi uang juga ikut andil di
dalamnya. Uang bisa meredakan stres serta menghangatkan hubungan dengan
pasangan.
Akan tetapi, uang juga dapat membuat Anda dan pasangan
bertengkar hingga menimbulkan keretakan dalam hubungan. Jangan sampai
hal itu terjadi dalam pernikahan Anda. Oleh karena itu sebaiknya hindari
hal-hal yang bisa menyebabkan rumah tangga retak. Apa saja? Ini dia
tiga faktor yang bisa menyebabkan keretakan dalam rumah tangga hanya
gara-gara uang.
1. Tidak Jujur
Tidak jujur
yang dimaksud di sini adalah menyembunyikan perasaan mengganjal saat
pasangan tidak bisa mengontrol keuangan mereka. Sebagai contoh, Anda dan
pasangan pergi makan malam bersama teman-temannya. Setiap pergi dengan
temannya, pasangan selalu yang mengeluarkan uang untuk rekannya
tersebut. Pasangan merasa bangga dengan hal itu tapi Anda tidak suka
karena menimbulkan dampak yang cukup terasa terhadap keuangan Anda
berdua.
Anda tidak mau bercerita dan terbuka kepada pasangan
mengenai ketidaksukaan Anda dengan sikapnya yang seperti itu. Anda takut
pembahasan mengenai hal ini karena tidak mau bertengkar dengan
pasangan. Perlu diketahui, jujur penting dalam hubungan termasuk yang
berkaitan dengan materi. Jika Anda tidak jujur dan lebih memilih
memendamnya, suatu saat perasaan tersebut bisa 'meledak' yang bisa
menghancurkan rumah tangga Anda.
2. Tidak Membuat Prioritas Keuangan
Tidak
membuat prioritas keuangan bisa menjadi boomerang dalam pernikahan.
Kurangnya komunikasi soal uang akan menimbulkan masalah di kemudian
hari. Maka dari itu, penting membuat prioritas biaya agar pengaturan
keuangan tidak berantakan. Anda dan pasangan harus bisa saling sharing
penghasilan kemudian membuat budget untuk keperluan rumah tangga dan
pribadi masing-masing. Fokus terhadap prioritas kebutuhan yang
diutamakan.
3. Hanya Mementingkan Kebutuhan Pribadi
Pernikahan
tidak hanya menyatukan dua cinta dan keluarga menjadi satu lingkaran.
Anda juga harus bisa berbagi penghasilan satu sama lain untuk membangun
sebuah keluarga. Jika Anda selalu mementingkan kebutuhan pribadi,
apalagi tidak mau berbagi penghasilan dengan pasangan maka jangan heran
bila rumah tangga Anda tidak harmonis. Perlu komunikasi yang baik
mengenai pengaturan uang.
Seorang relationship coach asal Amerika
mengatakan bahwa banyak pasangan yang lebih baik menghindari percakapan
mengenai uang. Padahal uang sangat penting didiskusikan bersama suami.
Mereka tidak ingin bertengkar hanya gara-gara uang. Ini yang justru akan
menghancurkan rumah tangga nantinya. Oleh sebab itu, sediakan waktu
untuk membicarakan keuangan Anda dan pasangan saat suasana sedang
rileks.